BTCClicks.com Banner bitcoinaliens

www.speedcash.co.id

bisnis online, jual beli online, sistem pembayaran, pembayaran online, bisnis online

www.fasapay.co.id

FasaPay Online Payment System

TSEL COMUNITY

Gratis Nelpon dan SMS

Sabtu, 26 Februari 2011

Tips memilih Perawatan Bantal Guling dan kasur

Bantal Guling – Guling adalah salah satu alat yang  digunakan untuk tidur khas masyarakat Indonesia dan negara-negara Asia Timur lainnya. Guling biasanya diisi oleh kapas, bulu unggas, kapuk, dan sebagainya. Selain itu ada pula guling yang terbuat dari anyaman bambu.
Perlengkapan tidur yang akan kita bahas kali ini paling sering kita gunakan di setiap malam bahkan sebagian orang menggunakannya pada siang hari, oleh karena itu keringat pun banyak menempel dan mengakibatkan bau yang tidak sedap padahal dengan perawatan yang benar maka bantal dan guling terjaga kebersihannya yang nantinya akan berpengaruh pada kualitas tidur kita, bagaimana tidur klita akan nyenyak kalau di tempat tidur terc1um bau apak. Oleh karena itu saya berpikir untuk berbagi tips dalam hal perawatannya. berikut uraiannya:

















  • Gunakan kain pembungkus bantal atau guling dari bahan katun agar mudah menyerap keringat
  • Pakailah hanya untuk kebutuhan tidur anda,jangan dipakai alas duduk, dan jangan sampai dipakai mainan anak-anak karena akan menghancurkan busa/kapuk di dalamnya sehingga bantal dan guling menjadi tipis/mengecil.
  • Untuk menghilangkan lembab,bau,dan tungau atau hewan kecil lainnya penyebab penyakit jemurlah minimal dua minggu sekali dibawah terik sinar matahari. Saat dijemur harus sering dibolak-balik agar sinar matahari merata ke seluruh permukaannya lalu dipukul-pukul memakai pemukul khusus yang terbuat dari rotan atau memakai sapulidi (yang bersih) untuk menghilangkan debu yang menempel.
  • Bila anda mempunyai vacuum cleaner pakailah untuk membersihkan permukannya agar kutu atau tungau benar-benar terangkat dari serat kain.
  • Cuci dan gantilah kain pembungkus seminggu sekali.
  • Bila basah terkena cairan segeralah dijemur sampai kering.
  • Bila bantal dan guling yang terbuat dari kapuk terendam air maka untuk mengeringkannya tidak cukup hganya dengan dijemur langsung tapi anda harus melepaskankain pelindung kapuk dan mengeluarkan kapuknya dan ditebar diatas tampah atau permukaan yang datar/rata lalu dijemur di bawah terik sinar matahari langsung sampai benar-benar kering, setelah kering kapuk dimasukkan ladi ke kain pelindungnya.
  • Untuk yang berbahan dasar busa harus diperas atau dispin pakai mesin cuci baru setelah itu bisa dijemur.
  •  Kualitas tidur sangat dipengaruhi juga oleh kualitas kasur. Kasur yang baik akan membuat tubuh terasa segar saat bangun tidur, sehingga Anda lebih siap untuk menjalani hari. Meskipun tahan lama dan terlihat awet, namun kasur juga harus tetap dirawat.


    Sebelum membahas tips-tips dalam memilih dan merawat kasur busa, perlu juga kita mengetahui beberapa hal kekeliruan orang dalam memilih dan menilai kasur busa: 
  • Beranggapan bahwa busa yang keras adalah busa yang kuat dan awet, padahal busa yang keras belum tentu kuat dan awet
  • Menilai busa yang bagus adalah dari beratnya, semakin berat maka busa itu semakin bagus, kenyataannya Busa yang berat belum tentu bagus dan berkualitas tinggi
  • Menggunakan patokan harga murah kualitas bagus, padahal tidak ada harga murah kualitas bagus
  • Mencari kasur busa hanya dilihat dari tampak luar, seperti motif cover dan warna busa, kenyataannya Motif cover dan warna busa terkadang menipu dan tidak merepresentasikan kualitas yang sebenarnya
  • Menusuk-nusuk busa dengan jari, padahal cara menusuk-nusuk busa dengan jari bukan cara yang tepat untuk mengetes kekuatan busa


UKURAN BANTAL
Bantal standar ukuran rumah
ukuran 45cm X 60cm
berat 700gr
Guling standar ukuran rumah
diameter 70cm x 80cm
berat 800gr
Bantal standar ukuran hotel
ukuran 50cm X 70cm
berat 900gr
Guling standar ukuran hotel
diameter 72cm X 85cm
berat 1000gr
Bantal kursi
Ukuran 40×40
Bantal lantai
Ukuran 70×70.
Bantal cinta
Ukuran 50×100

daftar pustaka:
http://roemahbantal.wordpress.com/ukuran-bantal/

Tips memilih kasur busa yang benar:
  1. Coba tekuk/lipat busa. Apakah busa regas atau tidak
  2. Jangan terpengaruh dan percaya dengan penawaran harga yang murah
  3. Untuk mengecek kekuatan busa, letakan tangan kanan di satu sisi dan tangan kiri di satu sisi yang lain, kemudian tekan busa tersebut dengan kedua tangan secara bersamaan. Maksudnya adalah untuk mengetahui apakah busa tersebut membal/dapat balik kembali ke posisi semula atau tidak. Jika membal maka busa tersebut bisa dikatakan bagus
  4. Perhatikan bahan yang digunakan untuk cover kasur, apakah cukup nyaman untuk tidur atau tidak
  5. Buka cover kasur untuk melihat busa yang digunakan, kemudian lakukan step 6
  6. Lihat kerapatan pori-pori busa, semakin rapat biasanya semakin bagus, bila perlu bawa alat pengukur density. Ini dilakukan untuk mengetahui density yang digunakan
  7. Jika step-step di atas terpenuhi standarisasi kualitasnya, maka penjual tidak berbohong dalam menawarkan harga dan kualitas produk
  8. Tawar menawar harga adalah hal yang wajar dalam akad jual beli, namun ingat jika standarisasi kualitas bagus telah terpenuhi, jangan sekali-kali menawar dengan harga yang sangat murah, karena bisa jadi penawaran diterima oleh penjual, tetapi penjual sebenarnya menurunkan standar kualitas barang tersebut. Yang menjadikan harga kasur busa berkualitas mahal, karena memang harga busanya yang mahal.

Tips Merawat Kasur Busa

Setelah membeli kasur busa alangkah lebih baik kalau kita juga mengetahui cara merawat kasur busa. Berikut ini tips-tips merawat kasur busa. Berikut ini beberapa langkah untuk merawat kasur, seperti dikutip dari ehow:

a) Bersih. Pakailah seprai sebagai pembungkus cover kasur busa. Hal ini dilakukan agar tidak merusak kain cover kasur busa. Agar kasur Anda tetap bersih dan terhindar dari kuman, gunakanlah sprei berbahan katun. Sprei jenis ini baik untuk menyerap keringat sehingga kasur tetap bersih. Jangan lupa untuk mengganti sprei dua minggu sekali untuk menjaga kebersihan kasur.

b) Lembab. Tanpa Anda sadari, kasur juga bisa menjadi lembab. Hal ini dikarenakan seringnya Anda berbaring di bagian yang sama dan suhu kamar yang berubah-ubah. Agar kasur tidak lembab, maka jemurlah kasur beberapa jam di bawah sinar matahari. Hal ini juga bisa membuat volume kasur kembali seperti semula.

c) Rotasi. Karena kebanyakan orang berbaring pada bagian yang sama di kasur, maka rotasikanlah kasur secara berkala. Bagian tubuh yang paling berat saat berbaring adalah daerah bokong, oleh sebab itu rotasi berguna untuk membagi kerja pada kasur. Biasanya produsen kasur sudah memberitahukan kapan saat yang tepat untuk merotasi kasur. Namun jika tidak ada instruksi dari produsen kasur, maka rotasikan kasur setiap enam bulan sekali.

d) Mengganti Kasur. Kasur Anda mungkin masih terlihat dalam keadaan yang baik, namun setelah beberapa tahun, bagian tertentu pada kasur mengalami penipisan. Biasanya bagian tersebut merupakan bagian yang menopang beban.

e) Jangan meletakkan benda terlalu berat di atas kasur busa untuk jangka waktu yang lama. Niscaya, kasur busa anda bakalan kempes.

f) Kedap Air (khusus anak). Jika kasur busa tersebut digunakan untuk anak kecil, maka bungkus cover bagian yang ditiduri dengan benda kedap air lalu bungkus dengan seprai.

g) Jika terkena ompol, ikuti langkah –langkah (ref. perempuan.com) berikut:
  • Gunakan Air Panas untuk Mencuci Kasur
Kasur dari busa maupun kapas sama-sama bisa dihilangkan bau pesingnya dengan menggunakan air panas. Caranya pun cukup mudah. Pertama, ambil kasur Anda, kemudian siram dengan air panas sebanyak mungkin, terlebih pada bagian yang terkena ompol sang anak. Setelah basah dengan air panas, jemur kasur Anda hingga kering. Bau pesing yang menempel pada kasur akan ikut menguap bersama dengan air panas, dan kasur Anda juga lebih cepat mengering. Jika bau pesing masih tercium setelah kasur dijemur, artinya pengguyuran dengan menggunakan air panas yang Anda lakukan masih kurang maksimal, dan cara ini bisa diulangi lagi untuk menghilangkan sisa pesingnya.
  • Siram Bekas Ompol Anak Anda dengan Alkohol
Cara kedua yang bisa digunakan untuk mengatasi bau pesing karena ompol adalah dengan menggunakan alkohol. Cara ini bisa digunakan jika kasur berbau pesing Anda sudah terlanjur mengering. Tak perlu repot menggotong kasur besar keluar rumah untuk dijemur. Caranya cukup mudah, yaitu dengan menyiram bagian kasur yang terkena ompol dengan sejumlah alkohol. Karena sifat alkohol yang memang mudah menguap meskipun dalam ruangan, bau pesing pada akasur Anda akan ikut menguap bersama dengan alkohol.
  • Jika masih basah maka jemurlah kasur busa tersebut di bawah sinar matahari sampai kering.
Sumber: Dari berbagai sumber terpercaya

TSEL COMUNITY

Tawk.to